Skip to content

Profil

1.    KEPEMILIKAN
       RSU Muslimat Ponorogo merupakan Rumah Sakit milik Organisasi Nahdlatul Ulama, yaitu PCNU Ponorogo dan PC Muslimat NU Kabupaten Ponorogo.


2.    PENGELOLA
       PCNU dan PC Muslimat NU Ponorogo menunjuk Badan Pelaksana Pelayanan Kesehatan Nahdlatul Ulama (BPPK-NU) untuk mengelola Rumah Sakit.


3.    PROFIL 
      Rumah Sakit Umum Muslimat Ponorogo merupakan salah satu dari 5 rumah sakit swasta di Kabupaten Ponorogo. Sebagai institusi yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan, RSU Muslimat Ponorogo mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam kurun beberapa tahun terakhir. Dimulai rintisan berdirinya RB/BP/BKIA Muslimat pada tahun 1963, dengan perjalanan panjang, pada saat itu belum mempunyai gedung yang permanen sehingga beberapa kali mengalami perpindahan lokasi alamat pelayanan, dan pada akhirnya pada tahun 1986 dapat menyelesaikan pembangunan gedung tahap I di Jln. Ahmad Yani 155. Status BKIA ini berlanjut sampai dengan akhir tahun 2001. 
      Kemudian seiring dengan dibangunnya Kamar Operasi pada tahun 2001, BKIA Muslimat ditingkatkan statusnya menjadi RSIA Muslimat “Ahmad Yani” Ponorogo pada tanggal 31 Maret 2002. Yayasan Kesejahteraan Sosial Muslimat NU Ponorogo dan manajemen melanjutkan pengembangan RSIA menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) dengan nama RSU Muslimat Ponorogo sejak 12 Mei 2008. Akhirnya setelah melalui proses yang cukup berat terutama dengan menambah beberapa fasilitas maupun sarana dan prasarana, akhirnya keinginan tersebut dapat terwujud dengan turunnya izin sementara dari Dinas Kesehatan pada tanggal12 Mei 2000 dan kemudian diberi perpanjangan izin sementara yang turun pada tanggal 15 Agustus 2011. 
       Setelah dilakukan proses pengajuan kelas kepada Kementerian Kesehatan RI dan akhirnya menjadi Rumah Sakit dengan Tipe D pada tanggal 10 Oktober 2012, maka ijin tetap pertama Rumah Sakit dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo akhirnya bisa turun pada tanggal 17 Desember 2012 dan berlaku selama 5 tahun. Meskipun demikian, tidak banyak yang mengetahui bahwa keberadaan RSU Muslimat Ponorogo sekarang ini merupakan bagian dari proses yang panjang. Kemajuan yang telah dicapai saat ini merupakan hasil dari perjuangan, pengabdian, dan dedikasi yang tinggi. 
       Bahkan dalam perjalanannya tidak terlepas dari rintangan dan hambatan. Rumah Sakit Umum Muslimat Ponorogo saat ini dikelola oleh Badan Pelaksana Pelayanan Kesehatan Nahdlatul Ulama (BPPK-NU) Ponorogo sebagai wakil dari pemilik yaitu PCNU dan PC Muslimat NU Cabang Ponorogo, kedepan diharapkan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
       Dengan perkembangan yang cukup pesat, RSU Muslimat Ponorogo dituntut untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan terhadap pengguna jasa. Peningkatan mutu pelayanan yang diharapkan oleh masyarakat, disamping adanya kelengkapan fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki oleh RSU Muslimat Ponorogo juga ditunjang oleh peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Untuk mewujudkan hal tersebut RSU Muslimat Ponorogo melakukan evaluasi terhadap kualitas SDM dengan aktif mengikutsertakan karyawan dalam pelatihan-pelatihan dan melakukan evaluasi secara berkala terhadap sarana dan prasarana serta jenis pelayanan yang ada.
Selain itu dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang standard menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka dengan kerja keras Pemilik, Pengelola dan seluruh Manajemen serta pegawai, akhirnya Rumah Sakit berhasil lulus dengan predikat Paripurna untuk Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 pada  tanggal 27 Oktober 2017 yang berlaku selama 3 tahun sampai dengan 11 Oktober 2020. Sebelumnya Rumah Sakit Muslimat Ponorogo juga sudah terakreditasi untuk 5 Pelayanan pada tahun 2012.

•    VISI RUMAH SAKIT 
Terwujudnya Rumah Sakit Umum Muslimat Ponorogo yang profesional, berkualitas, ramah, nyaman dan Islami.

•    MISI RUMAH SAKIT
a    Menyelenggarakan pelayanan kesehatan prima dengan sumber daya manusia yang terampil sesuai standar pelayanan, perkembangan ilmu kesehatan dan teknologi;
b    Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana Rumah Sakit guna memberikan pelayanan kesehatan yang optimal;
c    Meningkatkan etos kerja untuk mewujudkan kepuasan pasien dengan budaya disiplin kerja, bertanggungjawab, jujur dan amanah;
d    Menciptakan suasana lingkungan rumah sakit yang nyaman, senyum, sapa dan akhlakul karimah.

•    FALSAFAH RUMAH SAKIT
a.    “Barangsiapa yang memberikan syafa’at yang baik, niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala) dari padanya.”(Q.S. An-Nisaa’: 85)
b.    “Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat kepada manusia (orang lain)”. (H.R. Al-Qadlo’i dari Jabir ra)


•    TUJUAN RUMAH SAKIT
     Mewujudkan dan meningkatkan derajat kesehatan menuju masyarakat sehat dan sejahtera


•    MOTTO RUMAH SAKIT
     “Kepuasan dan Kesehatan Anda adalah Kebahagiaan Kami”